Cemburu itu menyakitkan……
Tak ada yang menggalaukan selain kecemburuan itu datang. Cemburu melihat kamu
dengan orang lain dalam bercanda, cemburu karena melihat chetinganmu dengan
orang lain saling balas membalas hati terbakar cemburu. Meski sangat terlihat
sederhana seperti itu tak dapat tertahankan dan terhindar dari rasa cemburu
ini. Rasa cemburu itu wajar dan biasa terjadi dalam kehidupan masing-masing
kita, namun intinya bagaimana kita mampu mengolah kecemburuan itu agar tak
terlarut dalam kesedihan dan amarah, agar tak terlalau mempengaruhi pola pikitr
dan tindakan kita menjadi suntuk dan hampir membuat kita tak mampu berpikir
logis lagi. Seperti barusan yang telah saya katakana bahwa rasa cemburu itu
pasti ada dan terus berdatangan bahkan menjadi ujian pula, misalnya mungkin
karena kita sukanya open heart pada lawan jenis suka ngeladenin dalam hal-hal
kecil misal dalam sosmed saling bercandaan, dsbgainya itu dalm bentuk
kecemburuan kecil yang wajar saja namun
tetap saja hal ini memicu kecemburuan hehehe….mungkin karena kadong cintanya
yang terlalu besar sehingga mudah saja didera rasa cemburu yang amat
sensitive….
Jadi apa yang musti kita perbuat dalam menanggapi hal ini,
bagi saya pribadi mungkin ada baiknya kita mengembalikan pada diri pribadi
saja, kitapun tak dapat mengelak kita jugalah yang sering berbuat dan
mengundang kecembvuruan pada pasangan kita atau kekasih kita. Maka lebih baik
kembalikan saja pada pribadi masing masing, sakit emang tapi kuatlah dan
kembalikan kitalah yang salah karena masih masi juga berbuat seperti itu,
memilih bersabar melihatmu seperti itu, mungkin sedikit demi sedikit akan
berkurang dan terlupakan juga rasa cemburu ini meski jujur rasa sakit itu masih
saja mengorek-ngorek hati ini. Yah memilih bersabar sambil terus mengintropeksi
diri, kemudian juga ikut merasakan betapa sakitnya kecemburuan itu dan mengapa
kita masih saja mencoba untuk membuat dan mengundang kecemburuan kekasih kita
bukankah hal itu sangat menyakitkan ? mustinya kita kembali menyadari akan
sakitnya dan berusaha untuk tidak membuat hal itu lagi, mengapa kita melakyukan
hal yang ujungnya bakal menyakiti kita juga, apa enaknya yah seperti itu, dan
entahlah akupun tak tahu mungkin perbuatan berlebihan dan tanpa sengaja kita
membuat sakit seseorang yakin dan percayalah kelak kaupun bakal merasakan hal
yang sam, dan itu pasti terjadi. Namun juga ka nada yang musti kita perbuat dan
itu mungkin membuat kita cemburu namun positif yah, dalm batasa ini mungkin ini
perlu kiita menanyakan pada diri kita sendiri jujurlah bahwa engkau tak ada hal
dan maksud apa-apa disitu murni engkau perbuat karena ada kepentingan, itu sih
tak ada amasalah sama sekali selow saja kan. Jadi kesimpulan dari poin ini
adalah mengembalikan pada diri sendiri sembari introfeksi kemudian berusahlah
mengerti akan sakitnya didera cemburu maka janganlah engkau berbuat hal-hal
yang mengundang kecemburuan itu dalam
setiap aktivitas apapun itu baik pada saat engkau sedang disaksikanya atau
engkau tidak dalam jangkauan dan penglihatnya maka berusahalah feir dan jujur tak
ada dusta dan membuat hal-hal menyakitkan lagi, kemudian berpositif thingking ,
memilah dan jeli menilai apakah ini pantas untuk dicemburuio apa tidak , karena
kadang-kadang suatu hal yang wajar dan tak pantas untuk dicemburui terbakar
cemburu juga, yah memilah mana yang musti mengharuskan kitra berpositif
thingkin dengan pasangan kita, berprsangkah buruk, namun jangan sampai
berlebihan apalagi mengambil kesempatan dalam kesempitan itu mah sama saja anda
menggali lobang buat anda terjatuh sendiri, lalu kemudian memilih bersabar dan
melakukan aktivitas positif entar juga kecemburuan itu akan hilang seiring
berlalunya waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar